Belajar Dari Pemilik Usaha Air Galon



Pagi ini pemilik usaha air galon tiba-tiba datang ke sekolah, kemungkinan menanggapi keluhan kami, para guru. Air galon langganan yang tiba-tiba didapati nyamuk ini sangat meresahkan. Oke bukan dan tidak ingin menyudutkan salah satu pihak, hanya saja kita bisa belajar dari usaha air galon ini.

Memiliki usaha ternyata butuh perawatan, tidak pernah cepat puas, dan tentunya setiap saat adalah belajar. Usaha yang kemungkinan sudah memiliki nama baik dan besarpun masih butuh perawatan. Memiliki usaha juga wajib memberikan servis yang baik. Baik berarti totalitas, tidak pandang bulu, semua servis sama, dan memberikan pelayanan paling terbaik.

Saya jadi berpikir, bagaimana jika nyamuk-nyamuk ini akan bersarang secara terus-menerus, tidak diketahui, dan akan banyak manusia mengeluh sakit kepada pemilik usaha ini. Pertanyaannya, apakah pemilik usaha tidak belajar lagi dan cepat puas ? apa melayani konsumen tidak maksimal ?

Menjadi PR untuk saya juga, jika ingin membangun usaha, beri pelayanan terbaik kepada konsumen, tidak pandang bulu, tidak cepat puas, terus berinovasi, sering berdiskusi dengan mentor dan rekan, dan belajar setiap saat.

Jika konsumen berdedikasi tinggi kepada merek, maka tugas pemilik merek untuk berdedikasi tinggi kepada konsumen


Bukankah cinta itu butuh nyawa, tidak hanya dengan kepala ? cinta butuh hati – Filosofi Movie

0 komentar:

Posting Komentar

 

LIKE FOR CLICK ON POST

DON'T CLICK, BUT SEE MORE


JOIN WITH

Blogger Perempuan

RELAX: HERE YOU CAN FEED THE FISH