Wajah Baru Pasar Bunga di Kawasan Kalisari Semarang



Sedari dulu Kalisari memuaskan batinku. Sangat mewah pikirku. Banyak kehidupan di sana. Pertama soal anak-anak, tiap sore kawasan ini ramai anak-anak bermain. Aku masih punya fotonya. Kedua, muda-mudi bahkan ibu-ibu bercengkrama tiada henti di sudut jembatan bahkan di tengah-tengah jembatan. Namun, ada juga yang bercengkrama di teras rumah salah satu ibu di sana. Ketiga, Kawasan Kalisari juga digunakan sebagai pasar bunga. Aku pernah membicarakan Kalisari di post pertama aku di blog ini. Kamu bisa banget memainkan mouse kamu jika ingin membaca.


Rumah-rumah Tinggi di Kawasan Kalisari

Aku senang setelah membaca berita tentang Kalisari di Metrosemarang.com. Katanya, kawasan ini akan benar-benar dipercantik setelah mempercantik pertokoan bunga yang berada di kawasan ini. Mendengar itu rasanya ingin sekali nanti ikut gotong-royong membersihkan sungai atau apalah. Semoga masih di Semarang hehe. Tolong siapa pun bisa memberi tahu kapan waktunya nanti.

Kawasan ini dulunya dihiasi dengan bangunan rumah-rumah toko atau kios berjejeran sebelum akhirnya menemukan rumah-rumah tinggi nan indah di belakangnya. Aku tak bohong kalau aku jatuh cinta sekali dengan rumah-rumah yang ada di sana. Aku jatuh cinta dengan rumah-rumah tinggi yang ada di sana. Bayangkan saja! Rumah-rumah di sana ini berderet ke atas sangat dekat tanpa sekat. Jika ada pun, satu atau dua meter saja. Rumah mereka begitu dekat antara rumah satu dengan rumah yang lain. Aku menangkap mereka memiliki kekeluargaan yang baik satu sama lain. Berbeda dengan Kawasan Candi Semarang, rumah mewah dengan pagar yang menjulang ke atas, tertutup rapat, luas, tapi sepi. Aku menangkap berbeda antara kedua kawasan berbukit ini, bertolak belakang. Kamu bisa mengartikannya sendiri. Aku baru tahu dari bukunya Marco Wijaya kalau Kawasan Candi ini dirancang oleh Thomas Karsten di awal abad ke-20. Lalu pertanyaan penting siang ini, siapa yang dulu merancang bangunan-bangunan tinggi di Kawasan Kalisari? 

Pasar Bunga di Kawasan Kalisari

Btw, Pak Hendi (Walikota Semarang) ini luar biasa ya. Beliau membebaskan biaya sewa kepada para pedagang bunga di Kawasan Kalisari. Mereka para pedagang bebas menempati lapak yang ada di sana. Aku sendiri kurang tahu prosedurnya bagaimana, tetapi yang jelas para pedagang yang menjual bunga di kawasan ini tidak hanya warga Semarang. Beberapa pedagang ada yang berasal dari Jawa Timur dan Solo. Kemarin, aku sempatkan bertanya-tanya kepada ibu-ibu penjual bunga di sana, Ibu Fatoni (64th) dan Ibu Pitoyo (66th). Ibu Fatoni ini asli Kalisari dan ibu Pitoyo asli Bandungan. Keduanya berjualan bunga sudah 40 tahun lebih di Kawasan Kalisari, sudah lama ya. Kedua ibu ini bahagia setelah kios mereka dipercantik dan lebih rapi. Wajahnya juga tampak senang, karena pak Hendi membebaskan biaya sewa. Benar-benar mengerti yang rakyat butuhkan. Ibu Fatoni juga memberi tahu kepadaku kalau kawasan ini akan ditempati pada 25 Desember nanti dan akan diresmikan pada 1 Januari 2017. Semoga benar. 

Tempat ini akan ditempati para pedagang yang akan berjualan bunga seperti mawar, krisan, dll. Bunga-bunga yang saat ini masih berada di sisi depan kios-kios para pedagang ini nantinya akan berpindah di meja yang telah disediakan. Karena belum diperbolehkan ditempati, sementara bagi pedagang yang ingin menjual bunga menggunakan meja berundak di pinggir jalan di Kawasan Kalisari.

Tempat ini berada di lantai dua dan rencana akan digunakan untuk meronce bunga

Aku senang dengan wajah baru pasar bunga di Kawasan Kalisari. Semoga akan menyebar segera ke rumah-rumah penduduk di belakang kios-kios ini. Aku senang, semoga kamu juga! Buat kamu yang suka ke kawasan ini, kita bisa ke sana bareng. Atau buat kamu yang ingin dan akan membuat acara di sana, aku juga mau untuk gabung. Ya, setidaknya duduk-duduk sembari ngobrolin apa. Selamat Minggu!

4 komentar:

  1. Tempatnya jadi lebih menarik. Aku sering lewat, eh kadang ding... tempat rekomended buat cari bunga segar.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba. Kalau cari bunga segar bisa di sini. Kalau pulang kerja biasa lewat mana mba? Deketan lewat Simpang 5 ya kayaknya :D

      Hapus
  2. Sekarang bagus dan bersih tempatnya ya... dulu pernah sketching di sini
    Semoga nantinya lebih teratur biar sedap di pandang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dan bisa nyeket di sana lagi ya mas :D

      Hapus

 

LIKE FOR CLICK ON POST

DON'T CLICK, BUT SEE MORE


JOIN WITH

Blogger Perempuan

RELAX: HERE YOU CAN FEED THE FISH