Merawat Empat Pilar MPR RI dengan Layanan U.ID

Apakah ada yang merasa miris dengan pemberitaan yang akhir-akhir ini memenuhi ranah internet kita? Perlu diketahui bahwa baru-baru ini Indonesia dikejutkan dengan sekelompok orang yang berkecimpung di media penyebaran berita palsu atau hoax. Kelompok ini bahkan mendapatkan pundi-pundi rupiah yang tidak sedikit. Ya, turut bersedih dengan adanya pemberitaan semacam ini. Kita semua layak menjaga NKRI kita dengan tidak ikut-ikutan menjadi bagian di dalam penyebaran berita palsu tersebut. MPR RI bersama para netizen, khususnya blogger di Semarang, pihaknya mengajak bersama-sama memerangi hal tersebut pada (16/9) di Hotel Grandhika Semarang.




Pada kesempatan yang sama, MPR RI memperkenalkan empat pilar MPR RI untuk merawat keberagaman Indonesia. Empat pilar MPR RI tersebut sebagai berikut:

1. Pancasila

Ibaratkan negara adalah rumah, pancasila adalah tiangnya. Tanpa tiang yang kokoh, rumah akan cepat roboh. Sekjen MPR RI, Ma’ruf Cahyono mengatakan bahwa sila pertama adalah sila religius dimana agama bukan sumber konflik. Sila kedua adalah kemanusiaan, artinya bahwa Indonesia adalah bangsa yang humanis. Sila ketiga adalah bersatu, artinya sama rata sama rasa. Sila keempat adalah kerakyatan, artinya bahwa Indonesia bangsa yang demokratis. Dan sila kelima adalah keadilan sosial. Diharapkan kelima sila tersebut dapat memperkokoh Negara Republik Indonesia.


2. Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945

Ada yang ingat tujuan dari Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945? Kata Sekjen MPR RI, Ma’ruf Cahyono, kita tidak boleh menyebut Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 hanya dengan UUD 1945 saja. Beliau mengatakan bahwa itu salah, karena sudah diamandemen, kita harus menyebutnya lengkap. Tujuan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 yakni: (1) Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, (2) Memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa, dan (3) Ikut melaksanakan ketertiban dunia.


3. Negara Kesatuan Republik Indonesia

Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berkedaulatan rakyat berdasarkan Pancasila. Bisa mewujudkan makna dari sila-sila yang terkandung dalam Pancasila, berarti kita ikut mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selain itu, kita ikut serta dalam memelihara dan menjaga perdamaian dunia. NKRI didirikan berdasarkan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 yang mengatur hak dan kewajiban warga negara. Negara wajib melindungi hak asasi warganya berdasarkan ketentuan Internasional.


4. Bhinneka Tunggal Ika

Sekjen MPR RI, Ma’ruf Cahyono mengatakan bahwa Bhinneka Tunggal Ika berarti kita tetap ingin bersatu meski berbeda. Bhinneka Tunggal Ika berarti menunjukkan bahwa Indonesia ini sangat kaya. 



Dalam pidato yang dikemukakan oleh Sekjen MPR RI, Ma’ruf Cahyono, empat pilar MPR ini tidak bisa dijaga, dirawat, dan dilestarikan tanpa bantuan atau kerja sama semua pihak. Menurutnya, anak-anak adalah agen dan aset negara yang perlu dan layak mengetahui empat pilar MPR RI supaya mencintai negaranya sendiri, Indonesia. Beliau mengatakan bahwa anak-anak harus mengerti dan paham empat pilar tersebut, bisa dengan bantuan para guru di sekolah dan juga para orang tua di rumah. 

Kita tahu bahwa setiap hari Senin anak-anak melaksanakan upacara bendera. Empat pilar ini sebenarnya sudah lama dikenal dan diucapkan setiap hari Senin. Tapi, apakah sudah cukup efektif dengan diadakannya acara ceremonial tersebut? Cinta Indonesia tidak bisa hanya soal ceremonial, tetapi penghayatan terhadap makna cinta tanah air itu sendiri yang harus diunggulkan. Kita bisa melakukannya dengan banyak cara. Misalnya, mengajak anak kita mengenal gambar-gambar rumah adat dan pakaian adat dari berbagai suku di Indonesia. Tidak hanya itu saja, kita bisa mengajak anak kita berolah raga bersama, memiliki teman yang berbeda agama, suku, dan ras, mengenalkan bahasa daerah kepada anak-anak, dan sebagainya. Para orang tua juga dapat mengajak anak-anak menyanyikan lagu kebangsaan dan daerah seminggu dua kali di rumah. Sejak usia dini, anak-anak berhak tahu di mana ia tinggal dan mengenal negaranya sendiri. 

Selain anak-anak, orang dewasa dapat merawat empat pilar MPR RI dengan memiliki akun dari layanan SSO U.ID. U.ID adalah layanan Single Sign-on (SSO) yang nantinya memungkinkan para pengguna masuk pada beberapa layanan berbasis internet tanpa harus mendaftar berkali-kali. Kalau selama ini kita mengenal Facebook, Twitter, bahkan Google untuk log in ke beberapa media sosial, e-commerce, atau layanan berbasis internet lainnya, kita sudah sepatutnya bangga bahwa Indonesia memiliki layanan ini. Oya, kenapa harus orang dewasa? Siapa saja yang boleh memakai layanan ini? Berarti siapa yang nantinya boleh mengakses internet di ranah tertentu? Jawabannya adalah orang dewasa yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP). Hal ini dikarenakan bahwa layanan ini mewajibkan para pengguna memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk registrasi. Layanan ini memang belum maksimal dipergunakan oleh masyarakat. Supaya layanan ini dapat maksimal digunakan, segera daftarkan identitasmu di internet sekarang!

Kamu hanya cukup mendaftarkan diri kamu di U.ID, kamu berarti mendukung pemerintah memiliki layanan keamanan internet yang bagus dengan tingkat kepercayaan yang tinggi, serta mendukung Pemerintah mewujudkan tujuan empat pilar MPR RI. Memiliki akun SSO di U.ID berarti kamu ikut serta mengontrol diri kamu untuk memerangi berita negatif di internet dan menciptakan lingkungan positif di internet. Kenapa sih kok bisa begitu? Berbeda dengan layanan SSO lainnya, dengan melakukan verifikasi Nomor Induk Kependudukan, tidak ada lagi anonimitas dan semua pihak mendapatkan data yang valid dan terpercaya. Nggak mungkin dong pakai layanan ini lalu kamu menyebarkan berita palsu! Kamu bisa teridentifikasi melakukan tindak kriminal. Data kamu akan terekam dengan jelas sesuai NIK milikmu. 

Sistem U.ID memastikan para pengguna tidak dapat memalsukan dan melakukan duplikasi data. Misal di masa depan kamu daftar Facebook dengan layanan ini, tentu kamu hanya memiliki satu akun. Kamu juga tidak bisa sembarangan update status berisikan isu SARA dan mengancam berbagai pihak. Saya rasa empat pilar MPR RI benar-benar dirawat dan dilestarikan dengan dimulai dari memiliki akun layanan SSO U.ID. Saya berharap MPR RI dapat bekerja sama dengan Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) supaya empat pilar ini benar-benar terwujud sesuai harapan kita semua, bahwa Indonesia aman, tentram, dan damai. 


10 komentar:

  1. Wohooo super sekali, langsung aplikasi dari cinta tanah air dengan memiliki akun di U.ID...

    BalasHapus
  2. wew u.id sama 4 pilar. mungkin cocok buat saling melengkapi :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kak, harus saling melengkapi ddan kolaborasi sih biar keren.

      Hapus
  3. Indonesia itu indah, jangan sampai bangsa ini tercerai berai, Indonesia bersatu akan makin jaya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Indonesia bersatu tak bisa dikalahkan ya. :)

      Hapus
  4. Ide kece nih biar para pembuat akun2 bodong bisa diberantas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, ayok mbak Uni, ikutan daftar ya. :)

      Hapus
  5. Wuih mantap nih infonya, aku malah baru tau lho ttg u.id ini :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baru Launching Mei kemarin Mba. Jangan lupa daftar ya Mba. :)

      Hapus

 

LIKE FOR CLICK ON POST

DON'T CLICK, BUT SEE MORE


JOIN WITH

Blogger Perempuan

RELAX: HERE YOU CAN FEED THE FISH