Berdoa, Caraku Mengolah Rindu

Tuhan pasti tahu siapa yang lelah, dan siapa yang sebatas memuja kesenangan. Tuhan juga pasti tahu siapa yang sedang berjuang, dan siapa yang bermalas-malasan. Tuhan juga pasti tahu siapa yang bersungguh-sungguh, dan yang tidak sama sekali. Tuhan pasti tahu ! Percayalah.

Begitu senangnya saya melihat kesungguhan teman saya satu itu, tidak perlu disebut siapa dia, Dia salah satu penyemangat saya yang punya nyali ribuan. Dia sangat keras kepala, dan percaya dirinya luar biasa, bikin iri. Bahkan dia tak takut hujan turun, sederas apapun hujan itu. Dulu, saya ingat, disebuah Hotel ternama di kota ini, dia mengatakan, “jika menunggu hujan reda, nanti keburu banjir. Kalian tahu maksudnya ? Jika sama hujan saja takut, nanti kita akan cepat tenggelam. Sekarang, semangat itu selalu di kepala saya, dan saya berdoa, jerih payah itu akan terbayar lunas segera. Mas, selalu ingat Allah, dan ikhlas menjalani apapun, kurangi ego, menjaga semua yang sudah diperjuangkan. Tuhan tidak pernah tidur.


Terimakasih atas kesempatan-kesempatan itu, hari ini (aku) harus bilang rindu kepada kalian, dan ilmu dari kalian selalu akan aku pakai, sangat bermanfaat sekali untukku. Mbak/mas terimakasih ya, aku belajar banyak dari kalian. Aku tunggu senyum merekah kalian.  Pelukan 

0 komentar:

Posting Komentar

 

LIKE FOR CLICK ON POST

DON'T CLICK, BUT SEE MORE


JOIN WITH

Blogger Perempuan

RELAX: HERE YOU CAN FEED THE FISH