Kenapa Harus Begitu Sih ?

Sumber : Google
Jujur saya dalam hati ingin menangis, kenapa bisa ? Tiba-tiba ponakan merengek minta dibuatin gambar, dan tidak yang pertama kalinya, ini adalah yang beberapa kali ia merengek ke Tantenya. Sebenarnya, tidak hanya PR menggambar, tapi PR agama, PR Bahasa Indonesia dan lain-lain. Anak ini masih kelas 5 SD, tapi rasa percaya dirinya entah kemana, dan salah siapa, atau si anak sendiri, atau siapa lah yang bertanggung jawab. Saya sedih, kenapa PR menggambar saja, anak harus disuruh mencari di internet, lalu harus sama ? Lalu imajinasi itu kapan muncul ? mimpi itu kapan dibangun ? kemana rasa percaya diri ? Antusias mencipta ? Kenapa harus meniru ? Ya Allah, sabar. Ini anak sangat ketakutan jika tidak sama, jika salah, anak ini sangat takut. Padahal belajar boleh keliru untuk menjadi bisa.

Saya hanya kasihan nantinya, dengan ketidak percaya diri, anak ini dibunuh kemandiriannya. Serem amat ya bahasanya dibunuh. Oke, diganti, rasa ingin tahunya berkurang, jadi semangat itu tak ada, dan sikap mandiri tidak dipupuk sejak dini.

Lalu untuk dampaknya sendiri, anak ini apa-apa harus bagus karena takut, harus sama karena takut, harus maksimal karena takut, dan semua tidak dilakukan atas dirinya, bukan hatinya, bukan keinginannya, bukan, semua itu perintah.


Kapan mandiri sejak dini ?

2 komentar:

  1. Setuju, nih. Anak harus diajari kreatif sejak kecil. Jangan sampai generasi penerus kita jadi lengah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya dek, dan sebenarnya bahas ini bikin lelah 😂

      Hapus

 

LIKE FOR CLICK ON POST

DON'T CLICK, BUT SEE MORE


JOIN WITH

Blogger Perempuan

RELAX: HERE YOU CAN FEED THE FISH