Galau Tapi Produktif



Siapa sih yang nggak galau, duit pas-pas-an, banyak kebutuhan yang cukup nguras kantong, belum ada pekerjaan lagi, tapi kok bisa ya produktif setiap hari? Berdasarkan pengalaman pribadi, otak saya, selalu saya biasakan memilih dan memikirkan hal-hal positif. Dari mulai bangun tidur sampai nanti tidur lagi, saya terbiasa menghindari bertemu hal-hal yang merusak prinsip saya. Prinsip yang seperti apa ? Saat saya masih bekerja-pun saya selalu menghindari hal-hal yang sangat merusak kepribadian saya. Saya menghindari mereka yang suka membicarakan negatif tentang seseorang, atau menghindari melihat hal-hal yang sangat buruk menurut saya, saya tidak senang melihat hukuman, saya lebih senang berdiskusi, saya senang bercerita, mendengar, tertawa dan bertemu mereka, orang-orang bahagia. Seperti ke pasar, belanja sayuran, atau bertemu orang-orang penjual bunga, menyapa mereka. Banyak sekali hal-hal sederhana di luar sana yang bisa merubah sudut pandang kita.



Lalu kebiasaan apa sih yang membuat saya jadi produktif. Tak lantas malas-malasan karena tidak kerja di kantoran. Saya tetap bangun pagi, beli sayuran, jalan kaki, memasak, bersih-bersih, dan habis ini saya mau ke perpustakaan lo. Setiap hari saya juga belajar menggores, saya memang tidak jago menggambar seperti teman-teman saya, tapi saya terus mencoba. Menggores menurut saya itu bisa membuat perasaan saya berkembang. Bambang Sugiharto menjelaskan dalam bukunya Apa itu seni, bahwa seni itu bisa mempertajam rasa empati kita, spektrum perasaan kita diperluas, diperkaya, dan diperdalam. Bahkan tidak hanya itu saja, seni itu bisa memupuk belarasa antarmanusia. Jadi gini, jangan pernah takut salah, apa yang kalian akan lakukan selagi itu positif, lakukan yang terbaik, dan selalu percaya. Lalu bagaimana denganmu, produktif yang seperti apa yang menjadi kebiasaanmu ? Share ya ..

0 komentar:

Posting Komentar

 

LIKE FOR CLICK ON POST

DON'T CLICK, BUT SEE MORE


JOIN WITH

Blogger Perempuan

RELAX: HERE YOU CAN FEED THE FISH