Mengisi BBM sendiri di SPBU Self Service Kaligarang Semarang



Awalnya cukup kaget waktu petugas nanya gini: Selamat Pagi, Pertalite atau Premium Mba? Akunya bilang pertalite sekaligus membayar sejumlah uang di kasir yang sudah disediakan. Kemudian, petugasnya bilang, ‘Mba isi sendiri ya!’ Hahaduh aku kaget banget! Ternyata aku baru tahu kalau ada layanan uji coba Pertamina dengan mengisi BBM sendiri. Kalau nama kerennya, ‘Self Service’ gitu ya. Self Service berarti pembeli menuangkan BBM sendiri ke dalam tangki kendaraannya. Jadi, tidak perlu menunggu petugas untuk mengisikan BBM lagi. Lalu bagaimana jika pembeli masih merasa kesulitan, apalagi baru pertama kali seperti aku? Tenang ya! Kamu akan didampingi oleh petugas. 

Kemarin aku kaget dan bilang gini, ‘yah nggak baca sign system, dan geli karena salah berhenti. Harusnya aku di loket sebelah supaya dituangkan oleh petugas hehe. Tapi, setelah aku pikir-pikir, tidak ada salahnya mencoba. Sempat deg-deg-an, apalagi baru pertama kali menuangkan BBM sendiri ke tangki. Sudah begitu, aku bingung cara mengangkat nozzle dan menggeser selangnya. Ternyata tidak mudah ya, butuh tenaga. Jadi kalau kamu beli BBM, harap sabar, beri waktu petugas untuk melakukannya dengan baik, karena tidak mudah. 


Sejak Kapan Sih SPBU Self Service Ini Hadir?


Aku penasaran juga sejak kapan SPBU Self Service ini hadir. Akhirnya aku cari tahu melului berbagai sumber, ternyata baru 16 Februari 2017 kemarin layanan ini beroperasi. SPBU Self Service ini masih uji coba juga 3 minggu ke depan.


Di Semarang, SPBU mana saja yang menerapkan Uji Coba SPBU Self Service?


Aku baru tahu kalau uji coba ini dilakukan hanya di 2 SPBU yaitu SPBU Kaligarang dan Akpol Semarang. Sebenarnya, di Semarang terdapat 5 SPBU milik Pertamina, namun hanya 2 SPBU yang menerapkan uji coba ini.


Buat Kamu yang Ingin Mencoba SPBU Self Service

Jadi, kamu nggak perlu bingung ya nanti. Aku kemarin sempat bingung karena belum tahu informasi sebelumnya. Ya, setidaknya setelah membaca blog ini, kamu sedikit tahu meski tidak banyak. Kenapa tidak banyak? Karena kemarin aku nggak sempat nanya sama petugas, ada yang harus aku kejar, jadi buru-buru banget. Berikut tata cara jika kamu ingin mencoba SPBU Self Service:

1. Pilih lokasi dispenser yang akan kamu tuju

2. Setelah memilih, pastikan kamu membaca tanda yang bertuliskan “Self Service”

3. Kamu membayar sekaligus memberikan keterangan, berapa liter kamu akan mengisi BBM, dan jenis BBM yang kamu inginkan

4. Kamu diharapkan antri sebentar, menunggu pembeli di depanmu selesai menuangkan BBM ke tangki kendaraannya.

5. Setelah pembeli di depanmu selesai, kamu angkat nozzle sesuai BBM yang kamu inginkan.

6. Kamu bisa langsung tuangkan BBM ke tangki kamu setelah mengangkat nozzle dan menggeser selang. Cukup berat, kamu wajib dan perlu hati-hati.



Kalau kamu di Semarang dan ingin mencobanya, kamu bisa datang ke SPBU Akpol atau Kaligarang ya. Soalnya nih! SPBU Self Service ini hanya akan diuji selama 3 minggu ke depan. Ya, kalau berhasil mungkin akan dilanjutkan. Jika tidak, belum tahu ya pastinya. Tentu Pertamina memiliki kebijakan terbaik soal layanan ini. Menurutku layanan ini bagus, ya kalau bisa dilanjutkan. Hehee. Byee..


Sumber : Tribun Jateng



4 komentar:

  1. Lebih nyaman mbak kalau pakai self service gitu, jadi "jargon pasti" memang pas. Kalaundi Jakarta self service ini sudah saya temui tahun 2016 kemarin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas, aku juga dukung sih 'self service' ini. Tapi, kalo aku harus banget latihan berkali-kali baru lancar nuang, lumayan berat. Pengalamannya yang dijual mungkin ya. Haha. Seru! Wah di Jakarta udah tahun lalu ya mas. Berarti bertahap ya mungkin program Pertamina ini.

      Hapus
  2. Jika memang kedepannya benar benar diaplikasikan, gimana kabar para pekerjanya?
    Terus semisal kita beli 20rb tapi ternyata cuman kepake 19rb dan udah penuh kembalinya gimana? Diikhlasi (jadi keuntungan spbu)? Atau diminta (jadi makan waktu buat yang antre lainnya)?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau kemarin, jadi ada dua pilihan mas. Dispenser satu: Ada petugas yang tetap mengisikan BBM. Dispenser dua: BBM diisi sendiri oleh pembeli, meski masih dipandu petugas. Jadi, para pekerja tetap bekerja seperti biasa, mungkin shift-shift-an gitu ya.

      Kalau semisal membeli 20 tapi cuma kepake 19, mungkin bisa mengira-ngira sebelumnya mas. Atau lebih baiknya membeli 'penuh' aja. Jadi, waktu membeli BBM, bilang kepada petugas, membeli penuh, dan meminta untuk membayar setelah melakukan pengisian. Tapi kalo enggak, minta kembalian aja mas. Petugas pasti tahu dari monitor milik petugas, berapa BBM yang diisi ke tangki.

      Kemarin aku ndilalah itu pas. Tapi karena baru pertama emang kaget banget mas hahaha. Deg-deg-an

      Hapus

 

LIKE FOR CLICK ON POST

DON'T CLICK, BUT SEE MORE


JOIN WITH

Blogger Perempuan

RELAX: HERE YOU CAN FEED THE FISH