Cinta, Marah, dan Sayang, Semua itu Butuh Lawan

Selamat beristirahat teman! Eh tapi, buat yang masih belum tidur bisa baca blog ini dulu ya. Saya akan membagikan pengalaman saya kemarin, soal sehat. Ternyata, sehat itu kuncinya nggak cuma soal pola makan teman, tapi soal pikiran juga, Dokter bilang gitu! Kenapa ya saya pakai judul ini? Jadi menurut saya, sehat itu kuncinya saling memahami satu sama lain, saling menghargai, menjadi pendengar yang baik, bahkan kamu bisa jadi teman curhat setiap saat untuk temanmu. Cinta, marah, bahkan sayang, ternyata semua itu butuh lawan. Iya! Harus ada yang mendengarkan setidaknya. Ada orang-orang yang saling memahami dan menghargai. Kamu marah juga butuh didengar, kamu mencintai seseorang, kamu butuh menyampaikannya, meski ditolak. Kamu sayang, juga butuh diketahui, dan benci pun butuh dimengerti. Rasa-rasanya bila hidup saling peduli seperti ini sangat indah ya?

Kamu pernah dong ketemu teman yang pemalu minta ampun, sebenarnya dia tidak pemalu, kamu saja yang mungkin tidak peduli. 
Temanmu tiba-tiba datang, marah-marah kepadamu tanpa sebab, sebaiknya kamu mengerti apa yang sedang dirasakan, cukup diam, dan memberi respon untuk menyudahi setelah temanmu agak tenangan. Tapi bila kamu ikut marah, pertanda kamu kurang peduli. 
Kamu didatangi temanmu tadi sore, kamu ingin diajak cerita masalah pribadi, tetapi kamu malah pergi. Temanmu pasti kecewa. Kamu peduli? 
Atau malah temanmu sedang serius belajar, ingin berdiskusi sebentar saja, tapi kamu tidak ada waktu, pasti temanmu sedih. Kamu tidak peduli?

Situasi-situasi seperti ini sepele, tapi ternyata menjadi bibit yang tidak baik. Kamu mengecewakan, lalu temanmu naik darah, hipertensi, dan sebagainya *ini contoh saja! Kamu sudah peduli dengan orang-orang di sekitarmu? Jika belum mulailah berpikir jernih dari sekarang. Karena ternyata sehat nggak hanya soal pola makan, tapi pola pikir juga. Kamu akan menolong orang-orang di sekitarmu bila kamu peduli.


sumber : google
Nggak mungkin kan, kamu cinta sendirian, gebetan nggak tahu, kamu akan menyimpan sebongkah rasa kecewa yang mendalam jika kamu tidak pernah mengutarakannya. 
Kamu marah, tapi tidak ada yang mendengarkan amarahmu, kamu pasti merasa sakit luar biasa, kamu kan butuh meluapkan emosimu kan ya? Wajar kok! Buat yang mengerti, pasti tidak menjadi masalah. 

Bila kamu sayang kepada seseorang, atau sayang kepada mereka, keluarga, teman-teman, atau rekan kerja, rasa sayang kamu juga butuh diketahui, setidaknya nama kamu diingat.

Sepele sih, cuma ini berguna banget buat kesehatan teman-temanmu, atau lawan-lawanmu. Ada yang ingin ditanyakan? Jika iya bisa tinggalkan pesan via email atau tinggalkan komentar di bawah ini ya. Oya, yuk saling menjaga dan peduli dengan jadi lawan yang baik untuk orang-orang di sekitarmu. Oke selamat malam, selamat beristirahat!


2 komentar:

  1. Sempat merasakan diposisi tidak dipedulikan oleh teman juga :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya dek diposisi itu memang nggak enak. kenapa aku nulis ini? jadi kemarin aku nganter sodaraku yang tiba2 sakit. Beliau biasanya cuma masuk angin biasa gitu, ini sampai parah banget. Dan setelah aku telusuri, sodaraku ini nggak memiliki lawan yang baik di lingkungannya. Tetep semangat buat kamu ya :)

      Hapus

 

LIKE FOR CLICK ON POST

DON'T CLICK, BUT SEE MORE


JOIN WITH

Blogger Perempuan

RELAX: HERE YOU CAN FEED THE FISH