Sayang Boleh Asal Jangan Berlebihan



Malam ini saya dapat pelajaran berharga sekali dari satu keluarga bahagia. Kedua orang tuanya sangat perhatian dan sangat peduli, bahkan apa-apa yang dimau anak sangat mudah sekali diberikan. Saya, bila menjadi anak ini pasti bahagianya luar biasa, dan anak ini pasti bikin iri teman-temannya. Menurut saya memberi kasih sayang berlebih dengan memberi apa saja yang dimau anak itu baik, cuma nakutin menurut saya. Jika kondisi keuangan orang tua sedang tidak stabil atau bila anak ini meminta istana lalu orang tua tidak bisa memberikan, pasti bakal jadi bumerang untuk kedua orang tuanya. Anak ini barusan mengancam saya, pokoknya yang dia mau harus diberikan sekarang juga dengan kondisi perabotan kemana-mana. Luar biasa anak ini.

Malam ini saya sengaja mencuci karena besok saya akan pulang, saya tidak mau meninggalkan kotoran di rumah. Anak  ini menggedor pintu memaksa saya untuk memberikan satu benda yang dia mau. Luar biasa, saya yang tadinya bisa mengkondisikan diri, ujung-ujungnya merasa bersalah bikin anak ini sedemikian hebat emosinya.  Sebagai tantenya, sebenarnya saya tidak tega melihat anak ini berantakan dengan muka kusut sekali.

Memberikan apa saja yang dimau anak itu baik, tapi tidak semua yang kita berikan itu menjadi baik. Meski alasan sayang, memberikan pemahaman, apa-apa serba mudah didapat, menjadikan anak jadi merasa mudah mendapatkan apapun (instan). Pola pikir yang demikian ini, yang bisa merusak pikiran anak. Semoga lambat laun anak ini bisa berubah, dan semoga saya bisa memberi tahu anak ini dengan baik-baik. Tante sayang sama kamu

0 komentar:

Posting Komentar

 

LIKE FOR CLICK ON POST

DON'T CLICK, BUT SEE MORE


JOIN WITH

Blogger Perempuan

RELAX: HERE YOU CAN FEED THE FISH