Sampai Kapan Mereka Bertahan ?

Mungkin dulu tempat ini sangat menarik, sangat baik, layak, hanya saja sekarang berbeda. Terlihat usang, beberapa tak berpenghuni. 


Bersyukur memang bisa dilakukan dengan berbagai macam cara, salah satunya dengan menyusuri rumah-rumah yang sebagian tergenangi air, dan ditinggal pergi begitu saja. Kamu harus menyusuri tepian Semarang, lalu masuk ke gang-gang yang beberapa sempit (tidak semua), penuh genangan air ROB, dan bertemu mereka yang mempunyai ribuan nyali. Bersyukur kamu, tidak bertempat tinggal di tempat itu, genangan air di mana-mana, sungguh miris melihat semua itu. Sangat dipahami, setiap keluarga berbeda-bera, kondisi keuangan, tidak bisa disamakan, apalagi berbeda-beda kebutuhan, ada yang tetap bertahan, Apalagi bertahan dengan alasan, "kami sejak lahir tinggal di tempat ini, kami tidak akan pergi, kami bertumbuh kembang di sini, kami memilih bertahan di sini. Sebagian dari mereka ada yang memilih pergi. Tetapi ada juga sebagian dari mereka memperbaiki rumah tinggalnya, lalu ditinggikan beberapa meter.
Pertanyaannya
Sampai kapan kalian bertahan ? Apakah tempat itu masih layak dan aman untuk ditinggali ? atau kalian memaksakan diri untuk tinggal di tempat itu ? Semoga Pemerintah memikirkan nasib mereka ke depan. karena mereka adalah bagian dari kita dan kota.



Saya sangat mengapresiasi mereka, mereka yang memilih bertahan 

0 komentar:

Posting Komentar

 

LIKE FOR CLICK ON POST

DON'T CLICK, BUT SEE MORE


JOIN WITH

Blogger Perempuan

RELAX: HERE YOU CAN FEED THE FISH